18.4.08
Inter-BSC Hand Off
Pilot Pollution
Swap Feeder
13.4.08
Foke Kesal DKI Jadi Hutan Menara - Stealth Site Bisa Jadi Solusi (^_^)v
(Ken Yunita/detikinet) Rabu, 05/03/2008 15:29 WIB
Jakarta - Pembangunan menara (base transceiver station/bts) di wilayah DKI Jakarta terkesan berantakan dan tidak teratur. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berharap ada menara bersama untuk seluruh operator seluler.
"Arahnya ke situ. Kita ingin ada menara bersama. Jangan setiap ujung ada menara," kata pria yang akrab disapa Foke ini.
Hal itu disampaikan dia di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (5/03/2008).
Sebenarnya, kata Foke, peraturan daerah tentang pengaturan pembangunan menara telah ada. Namun selama ini kurang efektif.
"Di luar negeri bisa, karena operator mau mengikuti aturan pemerintah yang tegas. Kita juga harus begitu. Sekarang saya mulai kenceng kalau yang tidak ada izinnya kita langsung bongkar," tandasnya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh sebelumnya mengatakan peraturan menteri tentang menara bersama masih belum rampung.
Nuh mengatakan hal itu dikarenakan penyusunan peraturan tersebut melibatkan juga pihak Departemen Dalam Negeri serta Asosiasi Pemerintah Daerah. Sehingga, lanjut Nuh, perlu waktu yang cukup lama untuk harmonisasi. ( ken / ash )
-----------------------------------------------------------------------------
Stealth Site, atau site yang tersembunyi karena disamarkan menjadi bentuk yang lebih alami, seperti pohon, bangunan, tiang bendera, billboard dan lainnya.
Klo Site-site selular itu pada nyamar, pasti deh bang Foke gak tau klo Jakartanya udah dipenuhi pemancar telepon selular... asal jangan bilang-bilang ya.. ssstttt...
Jakarta - Pembangunan menara (base transceiver station/bts) di wilayah DKI Jakarta terkesan berantakan dan tidak teratur. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berharap ada menara bersama untuk seluruh operator seluler.
"Arahnya ke situ. Kita ingin ada menara bersama. Jangan setiap ujung ada menara," kata pria yang akrab disapa Foke ini.
Hal itu disampaikan dia di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (5/03/2008).
Sebenarnya, kata Foke, peraturan daerah tentang pengaturan pembangunan menara telah ada. Namun selama ini kurang efektif.
"Di luar negeri bisa, karena operator mau mengikuti aturan pemerintah yang tegas. Kita juga harus begitu. Sekarang saya mulai kenceng kalau yang tidak ada izinnya kita langsung bongkar," tandasnya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh sebelumnya mengatakan peraturan menteri tentang menara bersama masih belum rampung.
Nuh mengatakan hal itu dikarenakan penyusunan peraturan tersebut melibatkan juga pihak Departemen Dalam Negeri serta Asosiasi Pemerintah Daerah. Sehingga, lanjut Nuh, perlu waktu yang cukup lama untuk harmonisasi. ( ken / ash )
-----------------------------------------------------------------------------
Stealth Site, atau site yang tersembunyi karena disamarkan menjadi bentuk yang lebih alami, seperti pohon, bangunan, tiang bendera, billboard dan lainnya.
Klo Site-site selular itu pada nyamar, pasti deh bang Foke gak tau klo Jakartanya udah dipenuhi pemancar telepon selular... asal jangan bilang-bilang ya.. ssstttt...
12.4.08
Stealth Site - STEALTH® Concealment Solutions, Inc.

Ayo mang, singgah dulu di Colorado Sports Cafe... kami menyediakan es Tranceiver campur kopi, bubur SS7, dan mie spesial campuran fiber optic yang dimasak spesial dengan kuali NEC 23GHz... ngomong-ngomong, sinyal HaPe disini kuat banget ya! padahal gak ada pemancarnya..
ya iyalah gak ketahuan.. billboard/iklan itu kan si antenna telepon selular yang menyamar... hati-hati ya.. soalnya dengan teknologi stealth site, si pemancar telepon selular bisa nyamar jadi apa aja.. emang masih jaman ya bikin tower besi silang-silang pake cat merah putih.. ;)
kepada antenna pemancar telepon selular,, hormaaaaat grak! jangan lupa, HaPe-nya di Silent Mode dulu ya.. soalnya didalam tiang bendera itu ada antenna pemancarnya, jadi sinyalnya kuat banget. stealth site model tiang bendera ini sudah sangat umum dipakai saat ini, dan sudah banyak diimplementasikan.
Stealth Site - Telah Beristirahat dengan Tenang Sebuah BTS.. What?

Turut berduka, telah beristirahat dengan tenang sebuah perangkat Base Transceiver Station.... hey! dia masih hidup,,, dia masih hidup,, aku masih bisa merasakan sinyalnya... hahaha.. satu lagi cara pemancar telepon selular menyamar, menjadi nisan di kuburan, heh? gak ada kerjaan apa? emang penghuni kuburan sana masih pake HaPe?! (^_^!)v setidaknya penghuni-penghuni disana tidak bakalan demo karena kita membangun tower besi bersilang setinggi 40 meter.. alasan mereka, takut tertimpa... please deh! udah mati gitu loh..
Stealth Site - Kamuflase Larson 2

Pemerintah kota San Dimas - California, meminta agar operator telepon selular membangun pemancar telepon selular dengan desain seperti tower air kayu yang merupakan ciri khas kota ini, aslinya adalah terbuat dari fiber.

Siapa bilang cerobong asap hanya untuk menyalurkan asap, cerobong asap pada gambar diatas ini sebenarnya adalah antena telepon selular yang menyamar, teknik kamuflase fungsi ini dipakai sebuah supermarket kecil di San Mateo, California. (hmmm kayaknya SPG di supermarket tersebut juga antena yang menyamar.. xixixi lumayan buat investigasi, "ehm.. klo bukan, boleh tau nama kamu?" hehehe)


Salah satu bagian bangunan ini lebih tinggi dari yang lainnya, terlihat wajar bukan? jangan-jangan juga antena yang menyamar,,?? betul sekali, bangunan ini adalah bangunan palsu lengkap dengan jendela-jendela palsunya untuk menyembunyikan antena telepon selular yang bersembunyi didalamnya.
Stealth Site - Kamuflase Larson 1
INI BUKAN POHON BENERAN LOH.. ini adalah antena pemancar telepon selular yang menyamar, (mahalnya kejujuran didunia iniii... xixixi) [klik gambar untuk memperbesar]

Kamuflase model pohon? boleh jugalah.... kira-kira bisa berbuah gak ya? hehehe.. seperti yang sudah dibahas sebelumnya, teknik kamuflase pohon ini adalah salah satu dari implementasi Stealth Site, Indonesia saat ini tampaknya sudah harus mulai mengembangkan teknologi ini untuk mengurangi dampak hutan tower yang memenuhi langit-langit kota besar di Indonesia. Teknik kamuflase Larson ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan teknik kamuflase lainnya, yaitu lebih mudah untuk melakukan perubahan-perubahan pengaturan arah dan kemiringan antenna. Teknik ini melakukan penyamaran warna antenna menjadi sama dengan daun-daun pohon disekitarnya, tentunya daun pohon ini juga bohongan, gak lucu kan klo engineer telekomunikasi juga disuruh menyiram pohon BTS setiap pagi dan sore.. hahaha
atau mau pohon yang lebih besar? ini kayaknya cocok buat implementasi tower bersama eh pohon bersama.. hahahaha kapasitas antenna yang dimuat jadi lebih banyak.

Kamuflase model pohon? boleh jugalah.... kira-kira bisa berbuah gak ya? hehehe.. seperti yang sudah dibahas sebelumnya, teknik kamuflase pohon ini adalah salah satu dari implementasi Stealth Site, Indonesia saat ini tampaknya sudah harus mulai mengembangkan teknologi ini untuk mengurangi dampak hutan tower yang memenuhi langit-langit kota besar di Indonesia. Teknik kamuflase Larson ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan teknik kamuflase lainnya, yaitu lebih mudah untuk melakukan perubahan-perubahan pengaturan arah dan kemiringan antenna. Teknik ini melakukan penyamaran warna antenna menjadi sama dengan daun-daun pohon disekitarnya, tentunya daun pohon ini juga bohongan, gak lucu kan klo engineer telekomunikasi juga disuruh menyiram pohon BTS setiap pagi dan sore.. hahaha
atau mau pohon yang lebih besar? ini kayaknya cocok buat implementasi tower bersama eh pohon bersama.. hahahaha kapasitas antenna yang dimuat jadi lebih banyak.
Ericsson Tower Tube, desain Tower indah yang inovatif

Sebuah inovasi konstruksi tower terbaru dari dari Ericsson, sangat ramah dan bersahabat dengan lingkungan. mengedepankan faktor keindahan dengan desain yang berbagai macam, dan ukuran yang dapat disesuaikan.
artikel masih sedang di edit..
untuk sementara silahkan kunjungi websitenya langsung... Ericsson
10.4.08
'Stealth Site' sebagai solusi hutan tower di Indonesia 3

Stealth Site atau teknik penyembunyian site, tidak boleh menghilangkan fungsi dari akibat dari penempatan site tersebut. Prinsip dari Steatlh Site sebenarnya sama dengan teknik kamuflase yang dipakai oleh militer. yaitu dengan mengaburkan pandangan lawan dengan menggunakan warna-warna atau motif yang membaur dengan lingkungan sekitarnya.
Beberapa teknik yang digunakan untuk mengimplementasikan Stealth Site diantaranya:
1. Teknik Kamuflase Warna

2. Teknik Kamuflase Fungsi

3. Teknik Kamuflase Arah
Masyarakat awam merasa kurang nyaman ketika ia melihat sebuah antenna sectoral mengarah pada rumahnya, kantornya, tempat makan siangnya, atau dimana ia menghabiskan waktunya sehari-hari. Membungkus Antenna sectoral dengan radome adalah salah satu solusi untuk mengaburkan arah antenna sehingga terlihat sebagai antenna omni yang memancar kesegala arah.
4. Jika site tersebut tidak mungkin lagi di sembunyikan, misalkan tower yang sangat tinggi sekali, maka jalan satu-satunya agar site dapat diterima ditengah-tengah masyarakat adalah dengan membuatnya indah. (^_^!)v

for your bonus... elephant camouflage.. hehehe
9.4.08
'Stealth Site' sebagai solusi hutan tower di Indonesia 2

Belajar Dari China [] Tower-tower berwarna putih dengan rancangan yang artistik menyapa kita ketika berkunjung ke negeri bersejarah Nanjing-China. Di kota ini hampir jarang sekali kita lihat menara-menara besi bersilang yang memenuhi langit-langit kota.
Beberapa site disembunyikan pada lampu-lampu jalan, dibalik Billboard, dilampu taman, dan beberapa antenna sectoral disembunyikan sedemikian rupa sehingga hampir-hampir saja kita tidak menyadari itu adalah sebuah antenna, inilah yang dimaksud 'Stealth Site', sebuah metode penyamaran site. Hal ini dilakukan sebagai komitment untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan masyarakat, karena sebagian besar masyarakat awam tidak suka dengan design tower kuno yang terlihat berbahaya.
Hal serupa juga dilakukan di kota-kota lainnya di China, dan tentu saja secara umum dibelahan dunia lain seperti eropa dan amerika yang sudah lebih dulu menggunakan teknik stealth site untuk tujuan yang sama.
China dengan praktik monopolinya memang tidak memiliki masalah serumit di Indonesia, dimana hanya terdapat 2-3 operator selular yaitu: China Mobile (GSM) dan China Unicom (GSM+CDMA), dimana tahun 2008 ini jaringan CDMA China Unicom telah berpindah tangan ke perusahaan China Telecom. sehingga jumlah site tentu tidak sebanyak di Indonesia yang memiliki jumlah operator 3 kali lebih banyak.
Sebagai catatan, rancangan tower-tower konvensional tetap dijumpai untuk daerah2 suburban di China, sehingga keberadaan tower-tower konvensional tetap ada, hal ini dilakukan untuk menghemat biaya pengembangan jaringan.
Penggunaan link Microwave pun dibatasi atau digantikan sama sekali dengan jaringan fiber optic, sehingga jumlah perangkat yang di pasang diatas tower menjadi minimum, hal ini dimungkinkan karena China telah menyelesaikan infrastruktur jaringan Fiber Optic sebagai Backbone utama.
'Stealth Site' sebagai solusi hutan tower di Indonesia 1

Pertumbuhan teknologi seluler yang bak jamur dimusim hujan langsung terlihat secara kasat mata dengan menghutannya tower-tower pemancar sinyal selular di seantero penjuru kota, seolah kehabisan tempat, diatas gedung, dilokasi bekas pembuangan sampah, di ruang-ruang kosong kota, bertaburan tower-tower yang membuat sebagian orang tidak nyaman, dari mulai ancaman radiasi, ketakutan akan tertimpa tower, dan berbagai keluhan lainnya.
Salah satu faktor penyebab ketidak nyamanan ini adalah infrastruktur pendukung yang memiliki design yang tidak bersahabat, bentuk tower yang berupa besi-besi menyilang yang ditumpangi berbagai benda berat (antena selular, antena microwave) dianggap merupakan ancaman bagi keselamatan orang-orang disekitarnya.
solusi pemerintah dengan memberlakukan aturan tower bersama secara umum memang menghentikan laju pertumbuhan tower di Indonesia, akan tetapi solusi ini hanya bersifat sementara, hasilnya pembundelan semua perangkat menjadi tumpang tindih di sisi-sisi tower yang membuat lebih menakutkan. ironisnya terkadang penggabungan site ini kadang terasa dipaksakan, dibeberapa tower kadang secara jelas dibuat kapasitas tower dirancang untuk 6 antenna sectoral dan 3 antenna microwave, yang terjadi ternyata 3-4 set (1 set = 3 sectoral + 1 ant mw) perangkat operator yang berbeda nangkring dengan santainya melebihi kapasitas yang dirancang.
Kenapa hal ini bisa terjadi? ini disebabkan karena keterbatasan jangkauan sinyal dan batasan kapasitas pelanggan yang dapat dilayani oleh sebuah site (maksimum 3-5 km). yang menyebabkan penambahan site adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar. penyeragaman posisi tower dengan kebijakan Tower Bersama menyebabkan suatu hambatan dalam suatu Network Planning, sehingga pada akhirnya tidak maksimalnya hasil yang dicapai dan berujung pada biaya yang dikeluarkan. Biaya selalu menjadi topik hangat yang dibahas karena bagaimanapun pada intinya bisnis ini menyangkut pada kepentingan orang banyak yang menghendaki kualitas bagus dan biaya yang rendah.
Langgan:
Entri (Atom)



